Ada sebuah kisah disana tentang seorang suami yang divonis november 2008 dan diperkirakan bertahan sampai 11 februari, dan ternyata sampai hari ini Tuhan masih berbaik hati memberinya kesempatan untuk mencicipi ulang tahun perkawinannya bersama sang istri...
yeah sang suami masih kritis teman...jadi cuman 4 bulan kira-kira waktunya sampai saat itu tiba, kisah itu membuatku kembali takut...dengan kalap aku menelpon seseorang, dan memaksa untuk bertemu...aku pun menemui dia di tempat kerjanya, huh aku tak suka tempat kerjanya, selalu beraroma kematian...
aku tak bisa lagi berpura-pura, kuperlihatkan kisah itu, dia selalu punya kalimat bagus untuk menyembunyikan kebenaran, selalu bisa membuatku merasa lebih baik...huh...menyakitkan harus membicarakan kenyataan...
beruntungnya dia punya kabar baik untukku, sudah ditemukan orang yang rela berkorban untuk menjadi penyambung nyawaku...ada sedikit kelegaan,
terus terang terkadang aku ingin sekali menceritakan semuanya, berdiskusi mendiskusikan vonis itu,dan ketika akhirnya kulakukan, hatiku pedih tak terkira...masih saja aku ketakutan, terkadang aku juga ingin dikasihani, tapi ketika ada yang mengasihaniku bukannya malah merasa baik, tapi aku makin terpuruk...
dengan si dia yang sangat tahu pun aku seringnya malah mengoceh tentang tokoh-tokoh dalam hidupku bukan mengoceh tentang apa yang aku alami...
aku masih belum mau berpamitan teman, tapi memang dalam waktu dekat aku akan pergi ke negeri sebrang, yah untuk menyambung nyawa tentunya...
hmmm, baiknya mungkin kukatakan saja disini...AKU TAKUT TEMAN! SANGAT TAKUT!!!
harus kuakui teman,apa yang kutulis kemaren hanyalah kebohongan saja...
kalau boleh jujur, sebenarnya kecuali blogku yang menyakitkan ini...aku sebenarnya cukup tabah, cukup sabar, cukup tak putus asa, tapi juga cukup ketakutan...
"Maafkan Aku Ayah"
5 bulan yang lalu


1 komentar:
menyambung nyawa??
kayak isi ulang pulsa gitu yak?
bilang deh sama operatornya nanti, tolong kalau bisa masa aktifnya yang paling luuuaaaama gituh... yang masa kadaluwarsanya paling lamaaa
heheheheh
biar ga perlu isi ulang lagi.
ha ha ha
===
betapa pentingnya ketidakpastian, keraguan, ketakutan, dalam merangsang manusia untuk terus jadi dinamis dalam menjelajahi fenomena natural, untuk belajar sesuatu, untuk jadi lebih ‘bijak’. ketakutan itu sebagai self control kita dalam mematangkan pilihan kita, begitu katanya.
-----
yah..gitu deh. paling enak kan cuma nulis dan komentar2. sekarang sih tampak segala ucapan di atas serasa benar.
coba pas diri sendiri terkena tragedi ...
errgghhh...nangis-nangis bombay iyah...
___
eh, kalau ada isi ulang yang elektrik tolong isikan juga yah... yang masa aktifnya lama juga..
hahahaha
Poskan Komentar