Teman, sungguh tak ada yang lebih baik dari ini…
Tak percuma aku kesakitan sampai rasanya aku tak bertulang lagi…
Tak ada yang lebih baik dari pagi hari dimana seseorang disampingmu sudah membuka mata dan sedang mengawasimu dengan penuh sayang…
Tak ada yang lebih baik dari pelukan pagi yang menghangatkan,
Tak ada yang lebih baik dari kecupan selamat pagi dari seseorang yang selalu kau rindukan,
Teman, sungguh, percaya padaku ini seperti apa yang kudambakan dalam mimpi…
Dimana seseorang yang selama ini tak bisa terjangkau menemanimu sarapan, bercerita padamu tentang aktivitas yang akan dijalani hari itu, dan terlebih dia sempat menanyakan apa yang kau perlukan hari ini?
“mau beli hp baru?”
“mau ganti laptop?”
“mau pasang wireless ke kamar biar bisa onlen seharian?”
“mau jalan-jalan? Atau mau main ke ciamis?”
Ahhh teman, sungguh aku tak perlu semua itu, cukup dia saja, setiap pagi…ada untuk tersenyum…
Teman, sungguh tak ada yang lebih baik dari ini…
Tak percuma kutempuh perjalanan yang melelahkan untuk bersamanya…
Tak ada yang lebih baik dari telpon yang kuterima darinya setiap waktu…
“Sudah makan? Sudah minum obat? Lagi apa?”
Ahhh sungguh…untuk senyummu pagi tadi, semua akan kulakukan…
Tak ada yang lebih baik dari sore hari dimana aku bisa melihat sisa kelelahannya,
dia yang mencium keningku, bercanda denganku, dan mulai ngoceh tentang bagaimana menumbuhkan rambutku…
Aku dan dia rupanya sama terobsesi dengan rambut…ah senangnya ketika diberinya ntah ramuan apa ke rambutku…sungguh…itu lebih baik dari sentuhan salon manapun…
Walau kita sama-sama tahu apa yang dia lakukan adalah sia-sia belaka…
Rambutku akan tetap habis tak tersisa…
(yang ada malah kepalaku wangi seledri, sungguh sangat sedap untuk disop,hehehe)
Teman, sungguh tak ada yang lebih baik dari ini…
Tak percuma kutelan ribuan pil pahit itu…
Tak ada yang lebih baik selain bersamanya sepanjang malam…bercerita, mengganti waktu yang terlewatkan…sampai aku tertidur, sering aku terbangun, dia akan bangun untuk memeluk dan menyelimutiku…diusapnya rambutku…hingga aku tertidur lagi…
Ah teman…
Terkadang dia terlalu berusaha untuk membuatku nyaman,
Terkadang aku tahu di belakangku dia akan bersedih,
Yeah itu pengalaman baru baginya…menghadapiku dalam keadaan hidup segan mati tak mau….
Andai saja dia tahu, bahwa mengetahui dia membalas perasaanku selama ini SUDAH CUKUP BAGIKU!!!
Biar kupetik mawar yang tumbuh di halaman rumahku, kalau dia pulang sore nanti kuberikan padanya, mungkin juga aku akan bilang….
Tentu saja sambil kukecup dia…:-*




1 komentar:
beuh,kirain cowok luka
hehheeh
Poskan Komentar