Selasa, 19 Mei 2009

BEBAS TAPI TERARAH, JANGAN SAMPAI TERSESAT! ARAHNYA GAK KE BAWAH YAH?!

Teman, aku ingin menceritakan satu lagi Miss Ring-ring, tak banyak berbeda dengan Miss Ring-ring yang aku ceritakan kemarin. Bedanya, terus terang saja aku belum berkesempatan untuk mengenalnya atau bertemu dengannya. Hanya saja pengetahuanku tentang dia telah cukup untuk aku bisa menceritakannya pada kalian.

Teman, kalau kalian alumni Universitas Bra...atau kalian masih mahasiswa disana dan kebetulan lagi stress berat karena tak kunjung lulus, cobalah berkunjung ke sebuah gedung baru di sebelah perpustakaan Universitas Bra...namanya mentereng: Job Placement Center atau biasa disebut JePiSi. Tentu tahulah, tempat itu adalah tempat beberapa orang nongkrong untuk mencari informasi lowongan kerja. Di tempat itu bisa dilihat muka-muka kusut putus asa pemburu kerja, padahal di dahi mereka ada label intelek. Ah maafkan aku teman, aku bukannya mau mendeskripsikan tentang orang-orang yang berkunjung kesana. Nantinya, akan tidak otentik mengingat ketika aku lulus dari sana, gedung itu masih belum jadi.

Nah, Miss Ring-ring kita ini adalah semacam direktur JePiSi, kita akan memanggilnya Bu We. Seorang teman yang kebetulan cukup sering nangkring di tempat itu cukup dekat dengan tokoh kita yang satu ini. Dan teman itulah yang menceritakan padaku tentang sosok Miss Ring-Ring ini.

Sama seperti tipe Miss Ring-Ring lainnya, Bu We memiliki rambut lurus sempurna, tinggi sempurna, wajah mulus, body aduhai, karir cemerlang, dan suami penyayang. Ditambah dengan mantan model dan punya usaha catering. Jadi selain dia memang biasa berlenggak-lenggok di atas catwalk dia cukup mahir menghasilkan makanan enak.

Yang menarik dari Bu We ini adalah pesannya, amanat, bisa dibilang wasiat yang aku yakin cukup berguna bagi kalian. Yuk mari kita simak apa yang dikatakan Bu We pada seorang teman bernama Aya.

”Aya, kamu tuh cantik...alis kamu tuh, uhhhh...pasti di tubuh kamu yang lain banyak ya bulu-bulunya? Nanti suami kamu bakal suka..cekecekecek...” Bu We menjulurkan lidahnya dengan cepat. (alis Aya itu tebal bukan main dan terlihat bersambung antara alis kiri dan kanan)

”inggih bu...” temanku Cuma bisa berhahhuh saja, bingung dia, mimpi apa dia semalam hingga bisa di godain di depan banyak orang seperti itu, ditambah suara Bu We itu, alamakkk kerasnya...sepertinya semua mata memandangnya.

”kamu punya pacar Aya?”
”belum bu” sambil berusaha tak peduli dengan mengutak-atik Pesbuk.
”aduh harusnya kamu tuh punya pacar Aya, kamu tahu suami Bu We sekarang pacar yang keberapa?”
”pacar keberapa Bu?”
”kedua belas...”
”hah?!”
”wah kalau saja bekasnya itu bisa terlihat, bibir Bu We ini dowernya sudah sampai lutut...”
”hah?!”
”Bu We gonta-ganti pacar tapi tetep punya prinsip, boleh pacaran bebas tapi terarah...jangan ke bawah Aya...jangan pernah ke bawah...”
”kalau dari pusar ke atas boleh Bu?”
”ehhh arek iki, diam-diam yo...ternyata...jarene dari pusar ke atas boleh? Gak boleh itu!!! Cukup bibir saja...sekali kamu kasih vagina nanti kamu jadi kebiasaan...” matilah si Aya, di depan orang banyak dia dinasehatin gak tanggung-tanggung, mulut Bu We ini embernya minta ampunnnn...

”kamu tahu Aya? Bu We ini gak pernah beli baju sendiri”
”wah dibeliin ya bu sama pacar-pacarnya?”
“ehhh sembarangan kamu! Prinsip Aya, jangan pernah mau dibeliin sama pacar, nanti dia mudah memperdaya kamu, dia mudah mengikat kamu, Bu We gak mau diikat sama pacar...”
“terus bajunya darimana Bu? Masa gak pake baju?”
“ehhhh sembarangan lagi! Sponsor Aya, Bu We kan model, nah baju-baju itu Bu We dapat dari sponsor...”

Sudah jelas kenapa aku merasa berkewajiban untuk menuliskan kisah Bu We ini?
Hmmm, intinya boleh lah kita punya fisik sempurna, punya kehidupan sempurna...tapi punya prinsip juga dongs ah...

3 komentar:

Purple Amabile mengatakan...

Nice post.dapat memberikan inspirasi.seorang perempuan hrus mmpnyai prinsp tuk mjga mahkota dirinya, n better no sex b4 married...

cYpUd eNdUt mengatakan...

luka,sudahkah kau tapaki jejak bu we kamu itu?
:)

LUKA mengatakan...

@ purle: yeah...setuju sekali!
@ cypud; menuju kesana dahhh [wub]