Selasa, 12 Mei 2009

MAAF YAH AKU TERPAKSA MENGAMBIL PERAN ANTAGONIS DALAM HIDUPMU...

Teman, pernahkah kalian melihat seseorang yang di matamu begitu sempurna? Kita ulangi lagi pertanyaannya agar lebih spesifik; Teman, pernahkah kalian melihat seorang wanita yang begitu sempurna di matamu? Pernahkah kalian terpesona dengan rambut seorang wanita, hingga tak sadar kau sudah mengeluarkan sumpah serapah dalam hati; damn, gimana caranya itu rambut sudah begitu lurus sempurna pada pagi buta seperti ini?

Atau ketika melihatnya kau merasa sangat pendek, sangat jerawatan, sangat awut-awutan? Arghhh, kita sebut mereka Miss Ring-Ring, berjalan seperti semua mata tertuju padanya, berlenggak-lenggok layaknya model di atas catwalk, dan ketika mereka masuk kelas, ditanya oleh dosen, kau langsung illfeel padanya, karena; ihhh cantik sih boleh, tapi dong-dongnya itu lho? Malu-maluin banget!!! Untung bukan temenku…

Tapi di lain waktu, kau temui lagi wanita seperti itu, tipe Miss Ring-ring dengan rambut lurus sempurna, model baju up to date, wajah mulus, body aduhai, dan untuk kelihatan lebih tinggi dia tak memerlukan sepatu ber-hak 30 centi. Coba bayangkan Luna Maya! Anehnya ketika dia masuk kelas, ditanya dosen, kau langsung merasa terintimidasi; damn, udah cantik pintar pula nih cewek…siapa sih namanya? (sayang sekali namanya bukan Tetra Putri, hehehehe)

Lain lagi ceritanya ketika Miss Ring-ring kita ini sudah mulai merambah dunia perkawinan. Di sisinya ada suami yang terlihat sangat sayang padanya, sampai kau merasa ingin sekali bunuh diri ketika mendapati seikat bunga dengan kartu: just to my lovely wife…kau pasti langsung bersungut-sungut; gila nih tante yang satu ini, sudah beranak 4 masih saja bisa bikin suaminya romantis…

Ah kau pasti menyangka dia tipe tante-tante yang nyinyir yang suka bergosip dengan teman-temannya di salon-salon elit, atau tipe tante-tante yang sibuk arisan dan gak bisa membedakan gula pasir dan garam…Maaf Teman! kau salah! Sangat salah sekali! Miss Ring-ring kita ini, walau tak lupa berdandan di salon elit dan sering pula menghadiri arisan bersama kolega-koleganya, tapi dia juga adalah partner senior di sebuah firma hukum, jadi satu-satunya tempat yang bikin dia banyak omong adalah pengadilan, dan aku sudah membuktikan dengan mata kepalaku sendiri, dengan lidahku sendiri, dia tak hanya bisa membedakan gula pasir dan garam, dia juga bisa membuat jamur yang biasa saja menjadi makanan yang luar biasa…

Ah teman, sesungguhnya tipe perempuan seperti ini, ketika jalan denganmu, orang-orang masih saja terpesona olehnya walau kau berjalan di sampingnya dan kau berusia lebih muda darinya…dia memang pandai membuat orang terintimidasi…tak heran, jika ketika dia ditinggal mati suaminya dengan 4 orang anak, masih ada seorang laki-laki bujangan yang usianya 2 tahun lebih muda darinya mau menikahi si janda kembang ini…dan laki-laki muda itu teman, walau mendapat teror dari salah satu anak si janda kembang, tetap niatnya tak tergoyahkan dan 6 bulan setelah kematian suaminya yang pertama wanita itu menikah untuk kedua kalinya, anehnya sampai sekarang tak ada tanda-tanda kalau perkawinan mereka bakal gonjang-ganjing…

Sempurna sekali bukan? Cantik, karir mulus, suami penyayang, apalagi? Agamanya bagaimana? Ah teman, kalau tingkat religius seseorang dilihat dari kuantitas dia menghadap Tuhannya, aku berani menjamin dia sangat relijius. Dia bangun di sepertiga pagi bukan sekedar untuk buang air tapi untuk berdo’a, bersujud di hadapan Tuhannya, puasa senin-kamis sering dia lakukan! Dan satu hal yang baru kuketahui ternyata oh ternyata ketika masih remaja dia adalah qori berbakat di tempat kelahirannya…PERFECT!!!!

Tapi manusia itu tidak ada yang sempurna bukan? Lalu dimana kekurangannya? Jangan-jangan di tubuhnya penuh selulit? Jangan-jangan rambutnya sekarang hampir botak? Jangan-jangan suaminya sebenarnya selingkuh dengan seorang caddy dan menjadi dalang pembunuhan seorang direktur perusahaan BUMN? Ohhh maaf teman aku lupa kalau suaminya bukan Antasari Azhar, sama sekali bukan! Dan kelemahannya, cacat dalam hidupnya bukanlah hal-hal seperti itu teman…

Mari kuceritakan satu adegan yang terjadi kira-kira di sepertiga malam,

Waktu itu seperti biasa aku terkena prajurit syndrome, aku terbangun setelah nightmare yang amat mengerikan, aku bisa merasakan keringat mengalir di leherku. Aku terkejut ketika pintu kamar terbuka, segera seperti anak normal lainnya aku pura-pura tidur. Dari wangi tubuhnya aku tahu dia adalah Miss Ring-ring yang kuceritakan barusan, dia menggenggam tanganku, aneh dia tak pernah melakukan itu...pelan-pelan dia mengusap dahiku. Tak bisa tidak aku merasa terganggu, aku tak bisa berakting tidur lagi, kubuka mataku, remang-remang tapi masih juga bisa kulihat wajahnya, senyum sedihnya, tak bisa tidak aku bertanya padanya ”kenapa Mom? Ada apa?” kemudian dengan pelan dia berbisik...”Mami udah baca blog-nya sayang...” ohhhh...apa yang dia baca? Kenapa dia jadi seperti itu???

Teman, aku tahu tak boleh aku menulisnya, dosa besar bila aku memikirkan hal itu, tapi tak bisa tidak di otakku melintas suatu pikiran...aku merasa menyesal telah menjadi cacat bagi hidupnya, aku menyesal telah menjadi satu-satunya kelemahan dalam hidupnya, aku merasa ehmmm menyesal telah dilahirkan untuk menjadi monster yang mengganggu hidupnya...aku menyesal kenapa aku harus jadi anaknya?

***

Untuk wanita yang paling kukagumi, my mom and her husband, happy wedding anniversary...”tak tahu apa masih bisa aku berpura-pura untuk kebahagiaanmu, atau masih bolehkah aku cemburu dan memiliki keinginan untuk menyewa pembunuh bayaran untuk melenyapkan suami sempurnamu itu?”

*Eittt Tetra jahat banget sihhh...itu namanya egois tahu?!*

Yeah kalian juga merasa menyesal kan karena tampaknya dia belum ada tanda-tanda mau jadi janda lagi...? maaf yah!!!

*Ehhhh nulis apa sih lu Tet???*

3 komentar:

Karbonz Dioksit mengatakan...

setiap hal harus disyukuri kawan!

LUKA mengatakan...

ahhhh, teori lu basi, dari zamannya culun kuliah ampe jadi eS Ha, itu mulu ajarannya...

VIONA PATRICIA mengatakan...

hihihi.. lucu banget.. i love it! :D
penghargaan seorang anak yang ditunjukkan lewat rasa iri, hmmm... interesting! :D