“kapan nonton bareng”
”haha. Menggelikan sekaligus memilukan, sedang menulis---tentang kamu---, mendapat sms, kapan yah? Film apa?”
”duh, ngajak nonton malah diketawain, nasib...nasib...”
”belum ada film yang bagus, nanti aja tunggu film yang banyak adegan mesranya...hahahaha” (tidak kukirimkan, tertahan di arsip)
Huh, apa yang sudah kulakukan? Berkali-kali pertanyaan itu menggedor-gedor otakku…
Pasti kamu tahu banget apa yang sedang kulakukan…yeah aku akan menuliskannya walau aku sudah berjanji untuk tak lagi menulis tentang kamu, karena tadinya aku begitu malu dengan perasaanku, malu karena selalu mengingkarinya…yeah emangnya apa yang bisa kulakukan? Membiarkanmu datang dalam hidupku dan menjadikanmu pahlawan…logikaku bilang: TIDAK BISA! TIDAK BOLEH! JANGANNNNNN….
:( kau pasti tahu aku sangat sibuk akhir-akhir ini, sibuk membunuh bayanganmu dari otakku, sibuk mengalihkan perasaan, sibuk meluapkan rasa perih yang datang setiap kali aku mengingatmu :( maafkan aku! Selalu hanya itu yang bisa kukatakan, tanpa aku bisa menjelaskan kenapa? Kenapa hanya selalu maaf? Kenapa aku tak bisa membuka hidupku untukmu? Sedang hatiku begitu ingin :( kenapa? Sejujurnya aku juga tidak tahu jawabannya!
Mungkin karena aku takut ketika kuizinkan kau memasuki hidupku, aku tak menemukan sosok yang selama ini kukenal, mungkin aku takut kau berlari ketika tahu aku bukanlah bidadari terindahmu, aku bukanlah sosok luka terkuat yang selama ini kau kenal...
Tapi sama seperti aku yang merasa mengenalmu, aku pun tahu kau amat mengenalku, segala ketakutanku, segala alibi, segala obsesi, semua kekuranganku....bagaimana caranya aku menghadapi masalah, bagaimana caranya aku menghadapi perasaanku sendiri...kau amat mengenalku lebih dari siapapun....
Kamu yang kukenal adalah kamu yang tak pernah menyerah...selalu datang bukan hanya di mimpi-mimpiku, tapi juga terus berusaha masuk dalam hidupku....pliss jangan berpikir kau begitu buruknya kalau sampai sekarang belum kuizinkan kau masuk ke dalam hidupku....Kau pun tahu bukan karena itu! Ah kau begitu baiknya....yang terbaik yang pernah menyapaku, hingga aku tak berani menjadikanmu seseorang dalam hidupku...keberanianku hanya sampai pada menjadikanmu tokoh fiktif sama seperti yang lainnya....
Terkadang aku berpikir, bisakah kita memulainya dari awal lagi? Dari awal ketika kau menyapaku? Mencoba mengenalku....bisakah? ah seperti anak kecil aku ini, kau dan aku sama-sama tahu kalau hal yang sama gak akan pernah terjadi dua kali...
Sekali lagi pertanyaan itu: APA YANG SEDANG KULAKUKAN? Membunuh perasaan dengan perasaan yang lain? Sangat menggelikan sekali! Aku memposisikan diriku sebagai kamu, berpikir sama seperti yang kau pikirkan, mengidentifikasikan diriku sebagai kamu, lihat saja diriku sekarang, celana pendek selutut, kaos, dan sebuah kupluk yang bertengger di kepalaku, menggelikan memang, bahkan sekarang aku sudah mendandani diriku seperti bayanganku tentang kamu...maafkan aku...duh lagi-lagi pernyataan maaf itu....
Makin aku mengenyahkanmu makin besar kau menginginkanku....begitu pun aku, semakin kau kuhindari semakin besar keinginanku untuk berlari ke pelukanmu....
Sudah kucoba membunuhnya dengan perasaan yang lain, hasilnya NOL BESAR! Bagaimana itu bisa berhasil padamu? Sedangkan yang terjadi padaku, aku malah berubah menjadi orang lain....berubah jadi kamu yang gagal mengenyahkan rasa itu....
Yang kujalani adalah aku begitu takut salah mengucap namanya dengan namamu, aku begitu takut meneriakkan namamu di depannya, aku begitu inginnya bercerita padanya tentang perasaanku padamu....seperti ketika kau dulu bercerita tentang dia padaku....
Mungkin dia benar, aku datang padanya hanya ketika aku butuh bantuan! Bantuan untuk melupakanmu! Betapa jahatnya aku berpikir dia bisa seperti aku yang mampu mengenyahkan bayangan dia dari otakmu...
Mengapa kau masih tak bisa melepaskanku? Mengapa aku tak bisa melepaskanmu?
Mengapa aku selalu ingin beredar dalam hidupmu....Mengapa aku selalu merindukanmu?
Mengapa hanya kamu yang kupikirkan ketika aku jatuh dalam kesakitan....mengapa aku begitu ingin kau memelukku dan mengatakan semuanya akan baik-baik saja? walau aku tahu itu bohong adanya...
Kalau saja aku bisa mengajukan satu permintaan....hanya satu yang akan kuminta: TEMANI AKU PLISS...dengan cara yang kau bisa....kau pun merindukanku bukan?***


2 komentar:
Hello,
Soal istri serong, ini ada artikel bagus: "Ketika Perempuan Selingkuh" alamatnya: http://cantik40s.blogspot.com/2009/06/ketika-perempuan-selingkuh.html.
Di blog Cantik Selamanya.
Bagus artikelnya!
terima kasih :)
Poskan Komentar