Dear Dhani Ahmad :-*
Sayangku, ini adalah kali terakhir saya menulis tentang kamu. [lihat! Siapa yang menulis ini? Si saya! Kamu kenal kan si saya yang itu? Si saya yang real! Si Penulis yang kamu kenal lewat rekaman 2 x 24 jam itu]
Pliss tolong, kamu tidak perlu kehilangan kehidupan kamu hanya demi seorang Tetra Putri. Kembalilah pada hidupmu. Saya tak akan mengganggu hidupmu lagi, bahkan sebatas sms pun [tentu saja karena kan saya sudah tidak tahu nomormu lagi, jangan pernah kasih tahu yach ;)) nanti saya bisa hafal, GAWAT! Hehehe]
Ya saya memang telah tahu dimana kamu berada, tapi saya memilih melihatmu dari kejauhan, telah cukup bagi saya tahu bahwa kamu baik-baik saja.
Saya minta maaf jika selama ini permainan ini begitu menyakitkan. Sungguh tiada terkira penyesalan saya. Tapi sekedar penyesalan tidak akan bisa merubah apapun. Sama seperti halnya saya yang masih kekeh dengan pesan saya “saya akan ada jika kamu butuh, saya akan pergi jika saya mengganggu”
Dan tampaknya kamu begitu ingin lepas dari saya, bahkan sampai memalsukan kematian kamu sendiri! Jadi walau saya sering membohongi kamu dan mempermainkanmu, saat ini percayalah saya ingin kamu baik-baik saja.
Kembalilah pada saya jika kamu mau. Tapi pliss kamu HARUS kembali pada hidupmu, jangan lagi menghilang hanya sekedar untuk menghindari saya. Kembalilah!
Jika ini masih berarti saya hanya ingin bilang: SAYA SANGAT MENYAYANGI KAMU. Maaf jika yang saya punya hanya kata-kata. Tapi YA SAYA SANGAT MENYAYANGI KAMU.
I LOVE YOU DHANIKU :-*
[saya sangat menyesal ketika saya disampingmu, saya tidak menghempaskan rasa malu saya dan nekad membisikkan kalimat itu di telinga kamu, barangkali saja kalimat itu berarti buat kamu dan bisa membuat suatu perbedaan *ngarep*]
Kembalilah! Jangan takut! Saya tidak akan mengganggumu lagi :)
xCintamu
Lala
NB: kamu baca juga kan cerita saya di ‘catatan’ sebelah?
"Maafkan Aku Ayah"
5 bulan yang lalu


5 komentar:
Persis spt email2 ta dulu u/ djohn smith bone... Yg ta sesali hanya krn skr ta g bisa bedain mana yg salah & yg benar kalo berhadapan dg dia.. Terlalu cinta sama manusia memang berbahaya :-*
iyah, nyaris buta, nyaris tanpa logika...padahal logika adalah rantai dari hal sinting yg sering dilakukan manusia yg jatuh cinta...
Sebuah bukti lagi, bahwa penyesalan atas hal yg tak sempat dilakukan adl sangat menyakitkan. Semoga masih sempat dipertemukan lagi ya tet.
amin,
thanks seru yach kang mas do'anya...:-*
cinta itu tak menyakitkan sob...
hanya cinta itu lum tepat
Poskan Komentar